Think with purpose, Act with courage, Lead with impact
(Oleh Susi Susanna)
Leadership Day merupakan hari dimana sekolah melakukan perayaan yang menunjukkan kepada seluruh tamu yang hadir tentang kegiatan kepemimpinan berupa bakat maupun peran-peran kepemimpinan dari seluruh siswa.






Dalam acara ini semua siswa memiliki peran kepemimpinan, begitulah yang nantinya akan diterapkan dalam lingkungan mereka baik di sekolah maupun di rumah dan dimanapun mereka berada. Momen yang baru kali pertama digelar oleh SMA Izada ini tepatnya tanggal 23 April 2026 bertema “Think with purpose, Act with courage, Lead with impact” bertempat di gedung SMA Izada. Tema yang merupakan hasil diskusi siswa-siswa ini mewarnai kegiatan Leadership Day.

Acara yang berlangsung dari pukul 07.30 sampai dengan sekitar pukul 12,00, ini dihadiri para tamu undangan antara lain Pengawas Pembina Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Ibu Rini Hastuti, S.Pd, Lurah Pondok Kacang Bapak H. Murtado, S,E, Kepala Sekolah dan perwakilan siswa sekolah-sekolah sekitar, perwakilan pemimpin UMKM, perwakilan orang tua siswa yang tergabung dalam Parent Lighthouse SMP-SMA, perwakilan komite orangtua siswa yang tergabung dalam “Insaani”, jajaran manajemen unit sekolah Annisaa – Izada antara lain Kepala Sekolah KB-TK Ibu Yuliana, Kepala Sekolah SD Bapak M Romli, Kepala Sekolah SMP Ibu Sri Purwaningsih, perwakilan manajemen KB-TK, Ms Aisyah, Koordinator lighthouse SD, Ms Agustin, Koordinator Lighthouse SMP, Ms Winda Purnama Sari, dan para tamu lainnya.
Seluruh tamu undangan satu persatu mulai memasuki gerbang utama disambut Tim “Welcoming Leaders” siswa, kemudian diantar oleh siswa menuju kursi yang telah tersedia di area depan panggung utama.


Selanjutnya MC Leadership Day yang dipimpin oleh siswa yaiitu Allia dan Nauval mulai membuka acara dengan bersemangat. Disusul secara khidmat pembacaan Alqur’an dan Saritilawah oleh Keisya dan Fisya, selanjutnya menyanyikan lagu kebangsaaan Indonesia Raya dan Mars Izada, yang dipimpin oleh Mozareta sebagai dirigen.



Acara berikutnya adalah laporan kegiatan Leadership Day oleh Ketua “Student Lighthouse” (M. Raihan Fadhil), disusul sambutan dari perwakilan tamu undangan yaitu Lurah Pondok Kacang Timur, Bapak H. Murtado, S.E yang intinya sangat senang dan menyambut baik adanya kegiatan semacam ini dan memiliki dampak positif bagi siswa-siswa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala SMA Izada, Ibu Tanti Farianti, S.E, M.Pd yang memaparkan tentang lima paradigma inti (5 Core Paradigms), yaitu tentang cara pandang kita terhadap setiap orang/ siswa (SEE) akan mempengaruhi tindakan yang dipilih atau dilakukan (DO), dan tindakan tersebut akan mempengaruhi hasil dari tindakan yang kita pilih (GET). Beliau juga menekankan bahwa paradigma inti yaitu setiap orang adalah pemimpin, paradigma potensial bahwa setiap orang adalah memiliki kejeniusan masing-masing, paradigma perubahan dimana perubahan dimulai dari diri sendiri, paradigma motivasi dimana pendidik memberdayakan siswa untuk memimpin pembelajaran mereka sendiri, dan terakhir paradigma edukasi dimana pendidikan harus mampu membangun diri pribadi seseorang secara utuh baik dari segi tubuh, hati, pikiran dan spiritual. Sehingga pendidikan bukan hanya pencapaian nilai akademik, namun ada hal yang juga jauh lebih penting yaitu antara lain pengembangan karakter kepemimpinan siswa.
Ibu Tanti selain memberikan sambutan sekaligus juga membuka acara Leadership Day yang secara resmi ditandai pemukulan gong oleh Lurah Pondok Kacang Timur Bapak H. Murtado dan Pengawas Pembina Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Ibu Rini Hastuti, dan pemberian cendera mata.


Kemeriahan acara Leadership Day disusul dengan penampilan dari siswi-siswi yang tergabung dalam tim ekskul tari. Tim yang beberapa waktu lalu memenangkan kompetisi tari tingkat Internasional (Rhythm of Asia-Dance Competition di Singapore 2026), dan meraih juara the 1st Runner Up ini tampil begitu memukau, lincah dan dinamis.

Kemudian MC lanjut memaparkan secara singkat tentang apa itu 7 Habits, bagaimana implementasi dalam keseharian, dilanjutkan dengan penampilan “Speech” oleh Bagas peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Mahdi, peraih prestasi Best Position Paper pada lomba Essay di kompetisi Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN), yang menunjukkan keberanian dan rasa percaya diri dalam menyampaikan “Speech” nya. Kemudian dilanjutkan secara khusyuk pembacaan doa penutup dipimpin oleh siswa (Syarif). Acara pembukaan acara Leadership Day pun selesai.




Disusul kemudian masuk ke kegiatan inti berupa School Tour yang dibagi dalam beberapa kelompok sesuai warna pita yang dipegang oleh para tamu. Pada kegiatan ini para siswa ada yang bertugas menjadi “Tour Guide” memimpin School Tour dan mengarahkan para tamu memasuki 7 ruang kelas (Kelas Habit 1 sampai dengan Kelas Habit 7). Di dalam setiap kelas sudah ada tim “leaders” siswa yang siap berbagi informasi, presentasi, memandu dan memimpin kegiatan untuk para tamu yang memasuki kelas tersebut, mereka disuguhkan berbagai kegiatan seperti menyimak presentasi materi, mengikuti quiz, permainan yang mampu membuka wawasan dan pemahaman tentang 7 Habits, khususnya implementasi Habit yang diberikan di ruang kelas tersebut. Misalnya para kelompok tamu yang masuk ke ruang kelas Habit 5, maka mereka akan belajar apa yang dimaksud dengan Habit 5 (lima), apa saja prinsip Habit 5 (lima), bagaimana praktek Habit 5 (lima) secara nyata yang dapat dilakukan pemahamannya melalui “game” mendengar dengan telinga, mata dan hati. Demikian pula dilakukan pada ruang kelas Habit lainnya. Yang tak kalah menarik ketika masuk ke kelas Habit 7, para tamu disuguhkan dengan penampilan bernyanyi siswa-siswa dengan band pengiring. Habit 7 disebut “Sharpen the Saw”, apakah itu ? Yaitu merupakan pembiasaan yang kita lakukan agar kita tetap mengasah atau melatih kemampuan kita agar semakin lebih baik. Akan lebih baik lagi jika mengasah dari aspek tubuh, hati, pikiran dan spiritual secara seimbang.




Setelah semua kelompok masuk ke kelas-kelas tersebut, maka kelompok 1 sampai dengan 3 diarahkan masuk ke ruang Sains (yang berada di Auditorium Izada), lalu kelompok 4 sampai dengan 7 diarahkan menuju area “Pameran Sains”, kemudian jika sudah selesai bisa bergantian tempat yang ditujunya. Pada pameran Sains berbagai hasil percobaan “Sains” dipamerkan oleh siswa-siswa yang memilih peran kepemimpinan di bagian tersebut.


Di penghujung acara, para tamu undangan dipersilahkan menuju area “Food Bazar”. Disana juga sudah ada siswa-siswa yang berjualan makanan sesuai kreativitas tim nya masing-masing. Berbagai macam makanan dan minuman yang ditawarkan kepada tamu begitu bervariasi menyesuaikan hidangan kekinian, seperti minuman puding Coklat Matcha, strawberry, bola-bola ubi, mie nyemek, dan lain-lain. Sangat menarik, mereka juga selain memiliki peran kepemimpinan yang bertanggung jawab terhadap stand nya masing-masing, mereka juga dilatih untuk proaktif, merencanakan, kreatif agar stand nya banyak diminati oleh pembeli, dilatih juga penyelesaian masalah (Problem Solving), kolaborasi dan sinergi dengan tim. Selain itu pula kerjasama antara siswa dengan guru ditunjukkan dengan begitu baik dan saling mendukung. Semoga kegiatan Leadership Day ini mampu memberikan dampak yang bermakna bagi kepemimpinan siswa-siswa SMA Izada masa kini dan kelak dimanapun mereka berada. Sukses selalu untuk SMA Izada.
Everyone can be a leaders. All of you are True Leaders!

