Chat WhatsApp

Alamat : Jl. Jombang Raya No. 25A, Pondok Aren, Banten         Telpon : 021 7332829

Leadership Sharing Pakistan – Indonesia – Cambodia – Thailand

May 26, 2026

(Oleh Susi Susanna)

KB-TK An-Nisaa’ yang merupakan “The Lighthouse School” kembali melanjutkan program rutin setiap tahunnya yaitu kegiatan Leadership Sharing yang berkolaborasi dengan Sekolah-sekolah “Leader in Me” khususnya yang sudah tersertifikasi “Lighthouse School” baik di dalam dan luar negeri, tepatnya pada tanggal 6 Mei 2026.

Kegiatan yang diakukan secara daring melalui “zoom” ini melibatkan 6 Sekolah dari berbagai negara yaitu Sekolah KB-TK An-Nisaa’ dan Sekolah Perkumpulan Mandiri / SPM, Indonesia, The Westline School, Phnom Penh Thmei, Cambodia,  The Westline School, Toul Sangke, Cambodia, Sekolah Sujipuli, Thailand, Beaconhouse School Wapda Town Campus, Lahore, Pakistan. 

Komunitas sekolah-sekolah ini khususnya Indonesia dan Cambodia sudah bekerjasama dari sejak awal kegiatan ini dilakukan, kemudian disusul juga dari China ikut serta pada tahun lalu, namun kali ini karena satu dan lain hal, China belum bisa turut ambil bagian namun ada pendatang baru yaitu Thailand dan Pakistan.

Dalam menentukan waktu, topik, urutan acara, dan lain-lain, perwakilan dari seluruh sekolah mengadakan rapat terlebih dahulu via Zoom yang dihadiri oleh  Ms Nia, Ms Susan, Ms Iin (mewakili TK Annisaa), Ms Anita (SPM), Cambodia School : Ms Vatey, Ms Tong Narey, Ms Kong Ratsna, Ms Maden, Mr. Nin Duk (FC Cambodia), Ms Palm (FC. Thailand) dan Ms Hina Khalid (Beaconhouse School, Pakistan). Kemudian hasil dari rapat antara lain berbagi tugas dalam penyelenggaraannya dimana TK Annisaa’ berperan sebagai “Host” acara yang dipimpin oleh Ms Aisyah dan tim, pembuatan latar belakang zoom oleh Ms Palm (FC Thailand), penyusunan urutan acara (Rundown) oleh Ms Maden, Cambodia, peran sebagai MC pembukaan adalah siswa dari sekolah Cambodia, dan MC pada sesi penutup adalah siswa dari Sekolah Sujipuli, Thailand.

Sekolah Annisaa diwakili oleh penampilan siswa KB-TK, sedangkan siswa SD dan SMP mewakili penampilan Sekolah Perkumpulan Mandiri (SPM). Selain itu ada juga dari Sekolah Sujipuli, Thailand yang diwakili oleh siswa SD, dan “secondary” (SMP dan SMA), kemudian juga dari The Westline School, Toul Sangke dan The Westline School, Phnom Penh Thmei, Cambodia diwakili oleh siswa-siswa SD (Primary). Ada juga dari Beaconhouse School, Lahore Pakistan yang penampilannya diwakili oleh siswa-siswa SD (Primary).  Kali ini ada 3 bagian yang menjadi fokus pada penampilan siswa yaitu budaya tradisional masing-masing negara (Culture), “display” lingkungan kepemimpinan di kelas (Leadership Classroom Environment) dan memperkuat pemahaman tentang Habit 6 (Synergize).

Acara yang berlangsung dari pukul sebelas sampai dengan sekitar pukul dua lewat tiga puluh siang ini, disaksikan oleh perwakilan yayasan, manajemen baik itu Principal/ Kepala Sekolah, wakil Kepala Sekolah, maupun para guru dan siswa dari setiap sekolah.

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC) yaitu siswa sekolah Cambodia, dilanjut dengan lagu kebangsaan Cambodia, Indonesia, Thailand dan Pakistan, namun khusus untuk Pakistan dikarenakan ada kendala jaringan internet dari negara tersebut, maka lagu kebangsaan nya digeser ke sesi tengah, disusul dengan perkenalan budaya tradisional masing-masing negara mulai dari tarian tradisional Cambodia, presentasi tentang budaya Cambodia, dari mulai makanan tradional, festival Tahun Baru Khmer, kemudian dilanjutkan tari Wak Wak Kung dari Jakarta, yang ditampilkan oleh siswa-siswa TK Annisaa dengan ceria dan pakaian yang berwarna warni, kemudian penampilan yang begitu hangat dan lembut dari Sekolah Sujipuli, Thailand yang menampilkan tarian  tradisional Thailand.  Disusul penampilan permainan tradisional yang juga menarik dari sekolah The Westline School, Cambodia, dan di penghujung bagian budaya (Culture) ini adalah penampilan dari SPM yang mempresentasikan tentang keanekaragaman budaya masyarakat Papua.

Tak kalah semangatnya disusul penampilan siswa menjelaskan tentang lingkungan kelas kepemimpinan (Leadership Classroom Environment) masih dari siswa-siswa SPM yang antara lain menjelaskan tentang misi kelas, WIG (Wildly Important Goal) Kelas (Class WIG) dan Rekening Bank Emosi (Emotional Bank Account)/ RBE dimana setiap siswa senantiasa saling menuliskan hal positif berupa pujian, ucapan terima kasih, kepada teman-temannya di kelas, dengan demikian setiap kelas mampu memancarkan aura positif. 

Dilanjutkan Sujipuli School berbicara tentang kesepakatan peraturan di kelas (Win win Agreement), perayaan (Celebration) ketika target di kelas atau sekolah sudah tercapai, RBE dan Peran Kepemimpinan (Leadership Roles).  Disusul para pemimpin cilik dari siswa TK Annisaa yang juga dengan semangat kembali tampil menjelaskan tentang peraturan kelas (Classroom Rules), “leadership roles” dan penggunaan alat kepemimpinan (leadership tools) berupa diagram tulang ikan (fishbone) di dalam pembelajaran tentang menentukan misi kelas.

Pada sesi terakhir, berturut-turut setiap sekolah menyampaikan penjelasannya tentang Habit 6 (Synergize). Prinsip Synergize adalah kebersamaan, bersama akan lebih baik adalah dengan menyatukan setiap kekuatan dari anggota tim akan mendapatkan hasil yang lebih baik, sehingga di dalam tim kita justru perlu merayakan perbedaan bukan mempertajam perbedaan. 

Tak lupa di penghujung acara MC dari Sekolah Sujipuli menutup acara dengan rangkaian kalimat renungan yang indah dan menyentuh, antara lain sesi konferensi ini lebih dari sekedar konferensi biasa, namun ini adalah sebuah perayaan pertukaran budaya, kesempatan untuk saling belajar satu sama lain, memahami perbedaan sudut pandang, dan menghargai keberagaman, meskipun dari latar belakang yang berbeda-beda, kita masih bisa terhubung, dapat terus belajar dan tumbuh bersama. Mereka juga senang menjadi bagian yang turut berpartisipasi pada acara ini.

Terima Kasih juga kepada tim pemandu acara, para pembicara, guru, siswa dan seluruh partisipan yang turut berperan sehingga acara ini berjalan dengan baik dan lancar. Kami Sekolah Annisaa terbuka dengan senang hati apabila ada sekolah-sekolah lainnya yang ingin terhubung dan berkolaborasi dalam rangka terus meningkatkan pelaksanaan acara semacam ini, sehingga sekolah khususnya para siswa, guru dapat saling mengenal dan berinteraksi dengan sekolah lain baik dalam negeri dan luar negeri agar mampu untuk terus saling belajar dan tumbuh bersama secara berkelanjutan.

Kegiatan ini dapat disaksikan kembali dikanal YouTube Channel KBT An-Nisaa’